Salah satu kelebihan Indonesia adalah pemandangan alam Labuan Bajo yang memukau. Beberapa diantaranya bahkan telah mencapai telinga internasional. Tidak heran rasanya jika Indonesia memiliki banyak destinasi wisata yang ramai dikunjungi baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satu destinasi wisata yang menarik dikunjungi adalah Pulau Komodo di kota Labuan Bajo. Sesuai nama yang diberikan, pulau ini adalah habitat asli reptil purba, komodo. Lalu, apa yang menyebabkan Pulau Komodo menjadi destinasi wisata pada skala dunia?

Sekilas Tentang Pulau Komodo

Pulau Komodo merupakan salah satu pulau yang masuk ke dalam Taman Nasional Komodo. Selain Pulau Komodo, terdapat pula Pulau Rincau, Pulau Padar, dan pulau-pulau kecil lain yang termasuk ke dalam Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo ini. Letak pulau ini yaitu berada di Nusa Tenggara Timur bagian ujung barat. Pada tahun 2011 berdasarkan hasil voting yang dilakukan, Pulau Komodo berhasil masuk ke dalam salah satu tujuh keajaiban dunia.

Lebih dari 2000 ekor komodo Labuan Bajo mendiami pulau ini dan kesemua komodo tersebut berkembang biak dengan baik. Yang unik dari komodo ini yakni hewan tersebut tidak bisa ditemukan di mana pun kecuali di Indonesia, lebih tepatnya di Pulau Komodo dan sekitarnya. Karena kelangkaannya tersebutlah, pada tahun 1986 UNESCO menetapkan pulau ini sebagai salah satu situs warisan dunia.

Berbicara mengenai Pulau Komodo, pastinya tidak akan pernah lepas dari hewan reptil purba yang langka, komodo. Jika ditarik berdasarkan garis keturunannya, komodo merupakan bagian dari kadal. Hanya saja kadal raksasa ini termasuk ke dalam karnivora dengan mangsa utama yaitu babi, rusa, kuda, dan kerbau. Panjang tubuh komodo bisa mencapai 2 sampai 3 meter dan rata-rata berat badannya yakni sekitar 100 hingga 165 kilogram.

Jika dilihat secara sekilas hewan yang bisa anda temui saat mengikuti paket wisata Labuan Bajo satu ini memang sedikit menyeramkan dengan kulit yang bersisik, badan besar, dan kuku yang tajam. Tidak hanya itu saja, komodo juga diketahui memiliki lidah yang mengandung bakteri yang bisa melumpuhkan mangsanya.

Sebagai salah satu situs warisan dunia di mana hewan langka tersebut hidup, dalam sekejap Pulau Komodo berubah menjadi sebuah destinasi wisata. Turis baik domestik dan mancanegara berbondong-bondong ingin mengamati kehidupan kadal raksasa tersebut di Pulau Komodo, Labuan Bajo.

Namun, komodo bukanlah satu-satunya daya tarik pengunjung yang datang di Labuan Bajo. Ada banyak obyek lain yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan melihat kehidupan liar hewan komodo. Kira-kira apa saja yang bisa dilakukan di Pulau Komodo?

Atraksi Wisata di Pulau Komodo dan Sekitarnya

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, atraksi utama dari Pulau Komodo adalah mengamati kehidupan sehari-hari salah satu hewan purba tersebut. Namun, bukan berarti melihat komodo menjadi satu-satunya hal yang bisa dilakukan. Ada berbagai tempat di Labuan Bajo dengan kehindahannya tersendiri yang wajib dikunjungi. Berikut adalah detail dari atraksi wisata menarik yang ditawarkan oleh Pulau Komodo:

1. Berkeliling di Sekitar Pulau Komodo dengan Trekking

Berlibur ke Pulau Komodo tidak akan pernah lengkap sebelum bertemu langsung dengan kadal raksasa ini. Cara termudah untuk mengamati aktivitas sehari-hari komodo adalah dengan melakukan trekking. Terdapat empat jenis trekking yang bisa dilakukan yakni short, medium, long, hingga adventure.

Panjangnya jalur trekking pun tergantung pada jenis trekking, antara 1 hingga 8 kilometer. Namun, ke semua jenis trekking tersebut memiliki satu jalur yang sama yaitu water hole, tempat di mana komodo biasa minum dan berteduh.

Ketika melakukan trekking, wisatawan akan ditemani oleh seorang pemandu yang sekaligus merupakan pawang komodo. Setiap wisatawan Labuan Bajo akan dibekali oleh sebuah tongkat kayu dengan ujung bercabang. Tongkat kayu tersebut berfungsi sebagai alat pelindung diri apabila ada komodo yang mengejar. Konon, kayu yang dipakai menggunakan bahan yang bisa melemahkan komodo.

Bagi wisatawan yang datang ke Pulau Komodo dengan berniat melakukan trip komodo, trekking di pulau ini menjadi hal yang wajib. Kesempatan bertemu dan melihat dari dekat komodo beraktivitas tidak datang berulang kali. Jadi, manfaatkan sebaiknya dan lihat kehidupan hewan yang dikatakan sebagai salah satu reptil purba yang masih tersisa di dunia.

2. Mengunjungi Kampung Komodo

fotografi pink beach
fotografi pink beach

Salah satu tempat yang harus dikunjungi saat melakukan trip ke Pulau Komodo dan Labuan Bajo adalah Kampung Komodo. Kampung ini terletak di Pulau Komodo dan dihuni oleh Suku Komodo. Menurut data di tahun 2017 lalu, desa ini dihuni oleh sekitar 1.764 populasi. Budaya setempat masih amat dipeluk erat dalam kehidupan keseharian, khususnya dalam masalah kegotongroyongan.

Ada satu poin unik yang membedakan Kampung Komodo ini dibandingkan dengan lainnya. Konon kabarnya, penduduk di desa ini dipercaya bisa berkomunikasi dengan komodo. Wisatawan juga bisa mendapatkan cindera mata berupa patung replika komodo yang dijual oleh penduduk Desa Komodo.

3. Menikmati Keindahan Pink Beach

Pulau Komodo tidak hanya terkenal dengan hewan komodonya saja. Pemandangan indah yang memukau di Labuan Bajo juga menjadi daya tarik pulau ini, terutama pantai yang ada di sekitarnya. Adalah Pink Beach, salah satu objek wisata yang kini tengah naik daun. Tidak seperti pulau lain pada umumnya, pantai di pulau ini sedikit bahkan sangat unik. Warna pasirnya adalah penyebab pantai ini berbeda dengan pantai-pantai lain di Indonesia bahkan dunia. Bukan putih apalagi hitam, warna pasir di pantai ini sesuai dengan namanya yakni pink. Sungguh unik bukan?

Nah, dengan berkunjung dan berjalan menyusuri pinggir Pink Beach, wisatawan terutama wisatawan lokal akan merasa seperti berjalan di Bolos Lagoon, Yunani. Warna merah mudah yang ada pada pasir di pantai ini disebabkan oleh terumbu karang dengan warna serupa. Ketika ombak datang, terumbu karang yang ikut terbawa bercampur dengan pasir pantai sehingga menghasilkan warna merah muda yang unik dan indah.

labuan bajo trip (28)

Pasir berwarna yang unik bukan satu-satunya alasan wisatawan mengunjungi pantai ini. Keindahan bawah laut jugalah yang membuat wisatawan berduyun-duyun datang. Indahnya pemandangan bawah laut pantai ini juga yang membuatnya sering dijadikan loklasi menyelam dan snorkeling.

Ketika senja menjelang, wisatawan berkesempatan melihat momen matahari tenggelam. Pink Beach merupakan salah satu spot di Pulau Komodo dimana sunset bisa terlihat dengan jelas dan tentunya mengagumkan.

4. Wisata Dunia Bawah Air di Pulau Komodo

Meskipun memandang komodo dari dekat menjadi atraksi utama di Pulau Komodo, wisata bahari pun tidak kalah digemari. Pemandangan bawah laut di sekitar Pulau Komodo dan Labuan Bajo sangat memukau dengan beragam biota lautnya. Keindahan terumbu karang dan keragaman spesies ikan membuat perairan di pulau tersebut menjadi lokasi yang tepat untuk scuba diving.

Bahkan, beberapa spot di perairan Pulau Komodo, keindahannya telah diakui dan disejajarkan dengan tempat penyelaman lain yang terkenal di dunia. Selain itu, wisatawan juga dapat berenang bersama ikan manta di Manta Point, sebuah kesempatan langka yang mungkin tidak akan datang kembali.

Tidak hanya dapat berenang bersama ikan, pengunjung juga bisa berenang bersama kura-kura bahkan ikan hiu dan berbagai ikan lain yang hanya bisa ditemukan di perairan ini. Karenanya, sangat disayangkan apabila wisatawan yang telah datang ke pulau ini, tidak turut menikmati pesona bawah air Pulau Komodo.

5. Menanam Bakau Di Pulau Rinca

Pulau Rinca merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo yang terletak di dekat Pulau Komodo. Sama seperti Pulau Komodo, di pulau ini juga banyak ditemukan hewan purba tersebut. Wisatawan bahkan bisa menemukan komodo dengan mudah di Pulau Rinda dibanding di Pulau Komodo. Jadi, apabila wisatawan ingin memiliki peluang yang lebih tinggi untuk bertemu komodo, berkunjung ke Pulau Rinca bisa jadi pilihan yang tepat.

Namun demikian, komodo bukanlah satu-satunya atraksi yang ditawarkan pulau ini. Ada hal  yang tidak kalah menyenangkan dibanding dengan mengamati reptil kadal ini dari dekat, yaitu menanam bakau. Benar sekali, Pulau Rinca tidak hanya menjadi tempat untuk melihat kehidupan hewan langka tersebut, melainkan juga tempat untuk menanam pohon bakau. 

Satu keistimewaan yang ditawarkan, pohon bakau yang ditanam bisa diberi label dengan nama wisatawan itu sendiri. Dengan ikut menanam bakau, wisatawan bisa mendapatkan kesenangan sekaligus melakukan pelestarian alam menyelamatkan bumi.

6. Hiking di Pulau Padar

Bisa dibilang berwisata ke Pulau Komodo dan sekitarnya seperti sebuah paket wisata Labuan Bajo yang lengkap. Ada wisata bahari, melihat satwa langka, melestarikan alam hingga melakukan hiking. Para pecinta alam tentunya tidak bisa melewatkan momen berharga untuk menikmati indahnya pemandangan dari atas bukit setelah ber-hiking ria.

Lokasi terbaik untuk melakukan hiking adalah Pulau Padar yang ada di Labuan Bajo. Pulau ini begitu istimewa untuk didaki karena pemandangannya yang begitu unik baik ketika proses pendakian hingga sampai di puncak bukit.

Wisatawan bisa menikmati pemandangan perbukitan hijau yang justru tampak seperti padang pasir ketika musim kemarau datang. Selain itu Pulau Padar juga memiliki air yang jernih dengan garis pantai yang panjang. Ketika sampai di puncak bukit, yang terhampar oleh mata adalah tiga teluk indah yang memanjakan mata.

Rasa lelah yang dirasakan saat mendaki bisa langsung menghilang saat dihadapkan dengan keindahan alam yang luar biasa. Oleh karena itu tidak heran jika puncak bukit di Pulau Padar sering digunakan sebagai spot untuk berfoto saat trip di Labuan Bajo.

Hal-hal yang Harus Diingat Saat Berkunjung ke Pulau Komodo

Atraksi utama ketika berkunjung ke Pulau Komodo adalah melihat kehidupan satwa langka tersebut dari dekat. Namun, komodo merupakan hewan liar yang sangat berbahaya. Oleh karena itu wisatawan harus berhati-hati terhadap hewan ini. Secara umum ada beberapa hal yang harus diperhatikan selama melakukan trip di Pulau Komodo dan sekitarnya. Wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Komodo dan sekitarnya harus benar-benar memperhatikan anjuran dan pantangan demi keselamatan dan keamanan perjalanan.

1. Bawa Air Minum yang Cukup

Pulau Komodo dan Labuan Bajo memiliki suhu yang cukup panas dan lembab. Karena itu para wisatawan akan sangat rentan terkena dehidrasi. Untuk mencegah tubuh kekurangan cairan, ada baiknya jika wisatawan membawa botol air minum dalam jumlah yang cukup banyak. Dengan begitu, kebutuhan tubuh akan cairan bisa terpenuhi dan perjalanan di Pulau Komodo pun dapat dinikmati sepenuh hati.

2. Dilarang Keras Jalan Kaki Sendiri

Pulau Komodo dan Pulau Rinca bukanlah kebun binatang di mana terdapat kandang yang bisa membatasi gerakan hewan buas. Di pulau-pulau ini komodo hidup bebas berkeliaran di semua sudut. Oleh karena itu, wisatawan tidak diperbolehkan melakukan trekking atau berjalan kaki sendirian tanpa ditemani ranger. Tanpa ranger, wisatawan akan sulit melindungi diri sendiri apabila komodo datang dan menyerang.

3. Pakai Sepatu Bukan Sandal

Ada berbagai jenis hewan yang menghuni Pulau Komodo dan Labuan Bajo selain Komodo. Berbagai jenis ular merupakan contohnya. Reptil melata yang hidup di pulau ini memiliki bisa yang cukup bebahaya seperti kobra dan Russel’s Viper. Untuk melindungi kaki dari serangan hewan-hewan tersebut, alangkah lebih baik jika wisatawan memakai sepatu tertutup dan bukan sandal.

4. Jangan Mengacak-acak Telur Komodo

Sepanjang perjalanan menyusuri Pulau Komodo dan Pulau Rinca, wisatawan akan banyak menemui gundukan tanah atau lubang. Jika menemukan gundukan atau lubang tersebut, sebaiknya abaikan saja. Ini karena tempat tersebut merupakan sarang komodo atau tempat di mana komodo mengerami telurnya.

Jangan sampai karena didorong rasa penasaran, wisatawan mengacak-acak sarang tersebut. Akibatnya bisa fatal, yakni mematik kemarahan reptil kadal tersebut.

5. Batasi Jarak Dengan Komodo

Seringkali ketika melihat komodo dari dekat, wisatawan merasa girang hingga ingin lebih dekat. Namun, sebaiknya selalu ambil jarak dengan hewan ini. Meskipun terlihat kalem, bisa saja komodo tengah mengintai untuk menyerang.

Jika wisatawan terlalu dekat dengan hewan ini, saat komodo melakukan penyerangan tiba-tiba, wisatawan bisa-bisa tidak bisa menghindar karena komodo memiliki kecepatan yang luar biasa ketika memburu mangsanya. Jarak aman untuk melihat komodo adalah tiga hingga lima meter. Dengan jarak sejauh ini, ketika komodo menyerang, wisatawan bisa melarikan diri.

6. Wanita Haid

Apabila terdapat wanita yang sedang menstruasi dalam rombongan trip komodo Labuan Bajo, sebaiknya melapor kepada petugas pulau atau pemandu agar lebih diperhatikan. Akan lebih baik jika wisatawan yang sedang haid tidak melihat komodo terlebih dahulu. Ini dikarenakan indera penciuman komodo sangat tajam. Ketika ia mencium bau darah, komodo akan menjadi jauh lebih agresif karena terpantik rasa lapar.

7. Jangan Membawa dan Memberi Makan Komodo

Komodo terkenal dengan indera penciumannya yang tajam dan sensitif. Aroma apa pun termasuk wangi makanan bisa tercium oleh komodo. Oleh karena itu, sebaiknya ketika mengikuti paket trip ke labuan Bajo dan pulau Komodo jangan membawa makanan terutama makanan dengan aroma yang tajam. Tidak hanya membawa makanan, wisatawan juga dilarang keras memberi makan kepada komodo karena bisa membuat komodo menjadi lebih agresif dan membahayakan nyawa wisatawan lain.

Berwisata ke Pulau Komodo dan Labuan Bajo bisa menjadi pengalaman berkesan yang sulit dilupakan. Bertemu dengan salah satu hewan langka yang tidak bisa ditemukan di mana pun kecuali Pulau Komodo dan sekitarnya merupakan kebanggan tersendiri. Tidak hanya itu saja, Pulau Komodo dan sekitarnya juga menawarkan sejuta pemandangan alam yang menggoda dan menawan, membuat wisatawan ingin kembali berkunjung.

Bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan ke Pulau Komodo ada baiknya menggunakan jasa tour. Ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Salah satu jasa tour yang direkomendasikan untuk perjalanan ke Pulau Komodo adalah Bajo Crew Tour.

Penyedia jasa tour ini telah berkecimpung di dunia wisata dalam waktu yang cukup lama, sehingga kualitas pelayanannya tidak lagi diragukan. Dengan memilih paket wisata komodo pada Bajo Crew Tour, wisatawan bisa menikmati aktivitas komodo dari dekat disertai perjalanan melihat keindahan alam di sekitar Pulau Komodo tanpa perlu merasa repot.

Tidak hanya itu saja, harga yang ditawarkan oleh jasa tour ini juga sangat terjangkau. Jadi tunggu apalagi, segera nikmati perjalanan melihat salah satu reptil purba ini dari dekat dengan Bajo Crew Tour.

Beberapa pilhan paket wisata Labuan Bajo yang ditawarkan Bajo Crew Tour : Paket Open Trip, Private Trip, Sewa Kapal Labuan Bajo, Speedboat Tour , bahkan Jasa Fotografer, untuk merekam segala aktifitas anda selama berwisata di Labuan Bajo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *