Yuk Intip 18 Keunikan Hewan Endemik Komodo

Dipublikasikan oleh incefuad pada

keunikan komodo

Setiap hewan memiliki karakteristik tersendiri yang dapat membedakan dengan jenis hewan lainnya. Hal ini dapat dilihat dari bagian-bagian tubuh, cara bereproduksi dan lain sebagainya. Berikut akan disajikan keunikan komodo yang selama ini belum banyak diketahui oleh masyarakat umum.

Keunikan Komodo

  1. Kadal Paling Besar Di Dunia

Panjang komodo adalah sekitar 2 hingga 3 m. Ukurannya bisa besar karena ada kaitannya dengan gejala gigantisme di sebuah pulau.

keunikan komodo

Maksudnya adalah hewan-hewan tertentu memiliki kecenderungan tubuhnya membesar akibat hidup di pulau kecil, di mana tidak dijumpai mamalia karnivora yang juga tinggal di tempat yang sama.

Selain itu, rendahnya laju metabolisme pada tubuh komodo juga turut berpengaruh. Tubuhnya yang besar membuat hewan tersebut menyandang gelar predator puncak dan menjadi dominan di ekosistem tempat tinggalnya.

  1. Berumur Puluhan Tahun

Pada umumnya, umur komodo mencapai 30 tahun lebih. Panjang tubuhnya 10 kaki atau setara 3 meter. Komodo dewasa beratnya hingga 330 pound atau 149 kg.

  1. Mampu Bereproduksi Sendiri

Komodo betina mampu bereproduksi tanpa komodo jantan. Sistem reproduksi seperti ini disebut partenogenesis. Artinya, bentuk reproduksinya aseksual, komodo betina menghasilkan sel telur yang mana perkembangbiakannya terjadi tanpa fertilisasi.

sailing komodo

Kemampuannya ini dapat mencegah komodo mengalami kepunahan. Namun, perkembangbiakan dengan cara ini hanya menghasilkan komodo jantan saja.

  1. Bisa berdiri

Walaupun komodo memiliki 4 kaki, namun bisa berdiri menggunakan kaki belakangnya. Hal ini tampak pada saat komodo jantan bertarung memperebutkan komodo betina.

Sumber Gambar
  1. Makan 1 Bulan Sekali

Komodo mempunyai rahang kuat sehingga mampu menelan mangsa berukuran besar hingga 80% dari berat tubuhnya. Contohnya adalah kambing dan kijang. Biasanya mangsa akan ditelan tanpa dikunyah. Setelah itu, tidak akan makan selama 1 bulan.

  1. Mempunyai Lidah Bercabang

Lidah bercabang pada komodo berfungsi untuk menangkap partikel berukuran mikroskopis di udara. Caranya dengan menjulurkan lidah kemudian dimasukkan ke mulut lagi untuk dilakukan identifikasi rasa di organ Jacobson.

pembangunan labuan bajo
  1. Mempunyai Dua Alat Kelamin

Pada komodo jantan terdapat dua alat kelamin. Penis dengan ukuran panjang digunakan untuk memasukkan sperma. Sedangkan, penis yang lebih kecil hanya untuk kamuflase saja.

  1. Memiliki 3 Mata

2 buah mata terletak di samping kiri dan kanan sebagai indra penglihat di siang hari. Sedangkan, satu matanya lagi terletak di atas kepala yang berfungsi sebagai sensor cahaya sehingga komodo mampu membedakan antara siang dan malam dengan mata tertutup.

  1. Hewan Kanibal

Komodo merupakan predator paling tinggi di rantai makanan dan juga termasuk hewan yang dilindungi. Tidak menutup kemungkinan perkembangbiakannya sangat mudah dan sulit dikontrol.

komodo national park

Namun, perlu kamu ketahui bahwa komodo juga memiliki cara untuk mengendalikan populasinya, yaitu dengan menjadi kanibal. Dengan demikian, mencegah terjadinya ledakan populasi.

Hal ini terbukti ketika pihak Taman Nasional Komodo menyediakan makanan favoritnya (rusa) dalam jumlah banyak sekalipun, hewan purba tersebut masih memakan sesamanya. Tidak heran, jika kamu menjumpai ada induk komodo yang memakan telurnya.

  1. Indra Penciuman Tajam

Indra penciuman komodo dapat berfungsi untuk mendeteksi mangsa. Para ranger memanfaatkan hidung untuk menghalau ketika komodo agresif. Oleh karena itu, kamu harus berhati-hati saat mengikuti paket wisata Labuan Bajo dan berkesempatan melihat komodo.

  1. Suka Berjemur

Salah satu kebutuhan pokok komodo yang wajib terpenuhi adalah berjemur. Oleh karena itu, pihak pengelola Taman Nasional Komodo selalu memastikan dan menjaga dengan baik agar savana tempat kadal raksasa ini berjemur tidak terbakar.

  1. Populasi Jantan Lebih Banyak

Perkiraan jumlah komodo yang terdapat di Taman Nasional komodo adalah 5.971 ekor yang mana sebagian besar berjenis kelamin jantan. Hal ini dikarenakan ketika musim kawin tiba, komodo jantan akan berkeliling mencari betina dan bisa mencari mangsa.

trip hemat labuan bajo komodo
trip hemat labuan bajo komodo

Berbeda dengan komodo betina yang berputar-putar saja di sarangnya. Energinya lebih banyak terkuras karena dalam satu kali bertelur langsung mengeluarkan 38 sekaligus.

Setelah itu, induk betina masih harus memindahkan telur satu per satu ke dalam lubang yang telah dibuat. Alhasil, kondisi tubuhnya menjadi lemas dan tidak dapat mencari sumber makanan. Hal ini berujung pada kematian akibat kelaparan.  

  1. Jago Berlari

Kemampuan berlari komodo bisa mencapai 18 km/jam. Tidak hanya ahli dalam berlari saja, melainkan juga bisa memanjat. Tentu akan menjadi pertunjukan yang sangat menarik bukan jika bisa melihat aktivitas tersebut.

  1. Misteri Komodo

Hasil penelitian menunjukkan bahwa komodo prasejarah sejak 30 juta tahun yang lalu telah punah, tepatnya sebelum terbentuknya Pulau Komodo.

Hal ini menimbulkan berbagai pertanyaan terkait keberadaan komodo yang hanya dijumpai di Pulau Komodo dan sekitarnya saja. Kemudian, kapan para komodo menempati pulau tersebut?

Di sisi lain, jejak tulang belulang komodo sendiri tidak ada di tempat lain, kecuali di negara Australia. Tentu untuk memecahkan misteri ini dibutuhkan penelitian lebih mendalam.

  1. Tergolong Endemik

Habitat alami komodo hanya terdapat di Indonesia, tepatnya di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Flores dan beberapa pulau di Nusa Tenggara.

Komodo sangat senang dengan tempat yang kering dan panas seperti di habitatnya, yaitu sabana, padang rumput kering yang terbuka dan hutan tropis dengan ketinggian rendah.

Pada siang hari biasanya lebih aktif dibandingkan malam hari. Kebiasaan lainnya adalah hidup menyendiri, namun pada saat-saat tertentu hewan ini akan berkumpul. Misalnya untuk berkembang biak dan makan.

  1. Pandai Berenang

Meskipun komodo mampu berenang, namun hewan yang satu ini tidak dapat berpindah tempat kecuali ke lima pulau yang menjadi tempat tinggalnya saat ini.

Sumber Gambar

Pasalnya, jarak yang bisa ditempuh komodo saat berenang hanya 200 sampai 300 m saja sehingga tidak mampu menyeberangi pulau yang jaraknya jauh.

Daya jelajahnya sangat tinggi, tidak heran jika komodo menguasai hampir semua daerah di pulau-pulau yang dihuninya. Terlebih posisinya sebagai predator puncak.

  1. Bentuk Morfologi Unik

Secara fisik komodo sangat mirip dengan biawak, namun ukurannya lebih panjang dan besar. Bagian kepala memanjang seperti kadal dan ukurannya lebih kecil dibandingkan tubuhnya.

Ukuran matanya kecil, kemudian mulutnya memanjang ke arah belakang. Di dalamnya terdapat 60 gigi dan lidah yang panjang dan bercabang.

Kulitnya sangat keras karena tertutupi sisik granular. Akibatnya, terlihat adanya lipatan-lipatan di beberapa area seperti pergelangan kaki dan leher.

  1. Komodo Jantan Vs Betina

Postur tubuh pejantan sangat gagah, lebih besar dan kakinya terlihat keluar. Lain halnya dengan betina yang tubuhnya kecil, kurang tegap dengan kepala sedikit lonjong.

Kamu juga dapat membedakan antara komodo dewasa dengan muda berdasarkan warna kulitnya. Warna komodo muda lebih bervariasi, yaitu hijau, kuning dan abu-abu.

Sedangkan, saat dewasa warna memudar secara perlahan sehingga tampak lebih gelap dan hitam. Sangat mudah bukan untuk membedakannya?

Saat kamu mengikuti paket wisata Labuan Bajo, jangan lupa mengunjungi Pulau Komodo untuk melihat berbagai keunikan komodo secara langsung. Selain menikmati liburan, kamu juga dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan.

Kategori: blog wisata

×

Hello!

Click our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to [email protected]

× Need help?