Jika kita tidak tahu apa fakta unik komodo dragon maka tak lengkap rasanya ketika berkunjung ke pulau Komodo. Nama Pulau Komodo disematkan pada pulau tersebut karena memang menjadi habitat asli dari binatang reptil ini. Komodo hidup dengan baik dan mampu berkembang biak di sini. Ada sekitar 1.300 ekor komodo yang bisa Anda jumpai di Pulau Komodo.

Binatang ini juga bisa ditemui di Pulau Rinca dan Gili Motang sehingga jumlah keseluruhan komodo bisa mencapai 2.500 ekor. Keberadaan komodo di pulau ini mampu menarik minat para wisatawan untuk berkunjung. Bahkan, keajaiban pulau Komodo sudah diakui dunia. Jadi, seru rasanya jika Anda bisa melihat dan mengenal langsung penghuni pulau Komodo ini.

Tidak heran jika banyak wisatawan keluarga yang ingin berkunjung ke destinasi ini karena cocok dengan liburan untuk anak. Bagi Anda yang belum pernah melihat komodo dragon secara langsung, pasti akan takjub dengan segala keunikan yang dimiliki olehnya dan berikut beberapa fakta unik dari komodo.

Memiliki Umur yang Panjang

Sekarang, sulit bagi kita untuk menemukan binatang yang bisa hidup panjang, baik karena habitatnya yang rusak hingga karakteristiknya yang memang tidak bisa hidup panjang. Justru, hewan dengan masa hidup panjang bisa Anda temukan dengan mudah saat bertemu dengan Komodo. Rata-rata usia Komodo bisa sampai 40 atau 50 tahun. Usia yang cukup tua, bukan?

Seberapa tua usia seekor komodo bisa dilihat dari titik kuning yang ada di sekitar mata. Komodo yang sudah tua cenderung memiliki titik kuning yang cukup banyak, begitu pula sebaliknya. Komodo yang masih muda, maka jumlah titik kuningnya masih sedikit. Jadi, jangan heran jika komodo dragon di pulau tersebut lebih tua dari Anda.

Kemampuan Berlari yang Cepat

Jika kita lihat, komodo memiliki ukuran badan yang terbilang cukup besar. Dengan tubuh ini, seharusnya menyulitkan mereka untuk bergerak cepat, tapi ternyata tidak. Komodo ternyata bisa berlari dengan cepat, yaitu 18 sampai 20 km per jam. Bahkan, kecepatan ini hampir sama dengan kecepatan rata-rata lari manusia. Menakjubkan, bukan?

Fakta unik komodo dragon ini bermanfaat dalam berburu makanan. Tanpa berlari cepat, maka komodo akan kehilangan mangsa yang sudah ditujunya. Oleh karena itu, komodo diciptakan dengan kecepatan berlari yang cukup menakjubkan. Apalagi dengan ukuran tubuh yang tidak kecil sehingga akan terlihat lebih menakjubkan saat komodo berlari menuju mangsa yang sudah dilihatnya.

Memiliki Hobi Berjemur

Keunikan lain yang bisa Anda temukan pada komodo adalah hobi yang dimilikinya. Ketika Anda berkunjung ke habitat komodo ini, pasti Anda sering melihat komodo yang berdiam diri di bawah terik matahari. Lantas, apa yang dilakukan komodo di bawah sinar matahari? Karena memang komodo senang berjemur jadi Anda akan melihat banyak komodo yang berjemur di tepi-tepi pantai.

Hal ini dikarenakan komodo termasuk binatang reptil berdarah dingin sehingga membutuhkan sinar matahari agar pencernaan makanan bisa terjadi dengan lancar. Oleh karena itu, disarankan bagi Anda untuk berkunjung pada pagi hari saat mengikuti paket wisata komodo agar bisa melihatnya berjemur. Suhu tubuh pun menjadi lebih seimbang dengan berjemur di bawah sinar matahari.

Kemampuan Berenang yang Baik

Bukan hanya kemampuan berlari di daratan, komodo juga handal ketika berada di perairan untuk berenang. Meskipun komodo sering terlihat berjemur di daratan, tapi komodo juga memiliki kehidupan di perairan jadi jangan kaget jika nanti melihat kemampuan berenangnya yang hebat. Bahkan, komodo bisa berenang hingga 300 meter. Jarak yang cukup jauh untuk perenang sekalipun.

Fakta unik komodo dragon ini sering membuat komodo terlihat di pulau-pulau sekitar habitat aslinya, yaitu pulau komodo. Dengan berenang, komodo bisa menyeberangi pulau hingga ke pulau Rinca dan Gili Motang karena memang kedua pulau ini berada di sekitar pulau Komodo. Jadi, jangan heran jika Anda bisa melihat komodo di pulau lain.

Sangat Menantikan Musim Kawin

Bukan hanya manusia yang selalu menanti jodohnya. Bahkan, komodo sudah menantikan jodohnya sejak usia enam hingga tujuh tahun. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut, komodo betina sudah siap untuk berkembang biak. Namun, ternyata komodo jantang baru siap di usia sembilan hingga sepuluh tahun. Jadi, apa yang terjadi selanjutnya?

Dengan usia kesiapan berkembang biak yang berbeda, biasanya masa kawin komodo terjadi antara bulan Juni dan Juli setiap tahunnya. Pada waktu-waktu tersebut, Anda akan melihat komodo jantan yang saling bertarung memperebutkan komodo betina yang disukainya. Jika Anda ingin melihat fenomena menarik ini, maka pilihlah paket wisata komodo pada waktu-waktu tersebut.

Termasuk Hewan Ovovivipar

Bagi kita orang awam, mungkin akan merasa takjub dengan hewan-hewan yang masuk dalam golongan ovovivipar. Biasanya kita hanya bisa melihat hewan bertelur atau beranak dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dengan berkunjung ke pulau Komodo dan sekitarnya, Anda bisa menemukan hewan ovovivipar ini dengan mudah.

Seekor komodo bisa bertelur hingga 20 butir pada satu waktu. Namun, mereka tidak langsung mengeluarkan telur tersebut, melainkan di simpan terlebih dahulu karena komodo ingin menjaga telur-telurnya dalam waktu yang cukup lama, yaitu dua bulan. Mereka sangat melindungi telur-telur yang nantinya bisa menetaskan anak mereka agar tidak dimangsa oleh predator.

Tinggal di Pohon

Setelah telur menetas, bayi komodo tidak bisa tinggal di daratan karena rawan akan serangan predator yang bisa memakannya, seperti monyet, babi hutan liar dan bahkan komodo lainnya pun bisa menjadi predator bayi komodo. Oleh karena itu, mereka akan tinggal di atas pohon untuk melindungi diri dari predator.

sumber

Untuk bertahan hidup, bayi komodo biasanya memangsa tikus, burung atau kadal. Fakta unik komodo dragon ini akan membuat Anda takjub saat berkunjung ke pulau yang dipenuhi dengan hewan reptil ini. Apabila Anda datang ke pulau ini pada waktu penetasan telur-telur komodo, maka jangan heran jika Anda akan menemukan bayi-bayi komodo yang bertengger di atas pohon.

Memiliki Bisa untuk Memangsa

Sempat beredar kabar bahwa air liur komodo mengandung bakteri mematikan yang bisa membunuh mangsanya. Namun, anggapan ini ternyata sudah dibantah dengan penelitian yang berhasil dilakukan. Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa komodo membunuh mangsanya bukan dengan liurnya, tapi dengan bisa yang dimilikinya. Bisa yang dimiliki komodo tersebut mampu membunuh mangsanya.

Justru, anggapan jika air liurnya mengandung bakteri mematikan ini salah. Liur komodo ternyata hanya mengandung beberapa bakteri saja dan tidak mematikan. Fakta ini masih diketahui oleh beberapa orang saja dan mungkin Anda belum tahu selama ini. Komodo memang memiliki banyak hal untuk bisa bertahan hidup dan mencari mangsa sebagai makanannya.

Bagi Anda yang tertarik untuk melihat secara langsung hewan yang penuh dengan fakta unik ini, Anda bisa berlibur ke Pulau Komodo dengan memesan paket travel pada Bajo Crew Tour sekarang juga. Hubungi kami melalui WhatsApp +6281236798078. Anda juga bisa mengunjungi kami di Jalan Serenaru, Gang Cuci Mobil, Kel. Wae Kelambu – Labuan Bajo untuk membuktikan langsung fakta unik komodo dragon.