Desa Sanonggoang Labuan Bajo

Dipublikasikan oleh incefuad pada

danau sanonggoang

Mengikuti paket wisata Labuan Bajo dapat menjadi alternatif kegiatan yang menyenangkan untuk berlibur bersama orang terkasih. Melakukan eksplorasi pulau yang terletak di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur ini memang wajib kamu masukan ke dalam daftar tempat wisata menarik di Indonesia. Jika kamu sedang mengunjungi Labuan Bajo, tidak ada salahnya untuk mampir ke salah satu desa yang bernama Wano. Desa ini juga dikenal dengan sebutan Desa Sanonggoang Labuan Bajo.

Panorama desa ini benar-benar mampu menjadikan siapa saja yang melihatnya menjadi terpukau. Kok bisa? Coba simak pesonanya di bawah ini!

Pesona  Desa Sanonggoang Labuan Bajo

Keindahan Desa Sanonggoang Labuan Bajo memang menjadi incaran pada traveler karena pesonanya yang menarik. Kurang lengkap rasanya jika aktivitas trip Labuan Bajo tanpa mengunjungi Desa Sanonggoang ini.

Saat kamu berada di tempat ini, berbagai macam hal menarik dapat kamu temukan dan pastinya sayang untuk dilewatkan begitu saja. Keindahan alam yang disuguhkan memang pantas diabadikan untuk dijadikan kenangan setelah meninggalkan Desa Sanonggoang Labuan Bajo.

1.     Spot Sunset

Kamu mencari spot untuk melihat sunset (matahari terbenam) di Labuan Bajo? Di desa ini ada danau yang juga dikenal dengan Danau Sanonggoang. Danau ini dapat menjadi pilihan tepat untuk menikmati pesona sunset.

Sumber Gambar

Keindahan sunset menjadikan warna langit saat itu begitu indah. Jangan lupa untuk siapkan kamera untuk mengabadikannya, ya! Terlebih lagi jika kamu berada di Desa Sanonggoang dalam kondisi cuaca yang cerah.

Kamu akan melihat tampilan langit jingga saat sunset dari tempat ini begitu cantik. Terlebih lagi berpadu dengan hamparan bukit yang semakin memukau untuk dipandang secara terus menerus.

2.     Jalur Penuh Adrenalin

Buat kamu para petualang yang suka tantangan, menyusuri jalur di sekitar Desa Sanonggoang ini bisa kamu coba, caranya dengan menapaki jalur menuju Golo Dewa Peak menuju puncak Savana.Bisa dikatakan, jalur penuh adrenalin ini menjadi pilihan favorit para wisatawan.

Golo Dewa juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati pemandangan Desa Sanonggoang, dilanjutkan dengan menyusuri hutan Mbeliling dan beberapa pulau kecil di Laut Flores dari ketinggian yang bisa kamu tempuh dengan berjalan kaki selama dua jam.

Jalur lain yang lebih menantang bisa kamu dapatkan ketika menyusuri hutan lebat dan bukit terjal menuju Puncak Poco Dedeng untuk mendapatkan pemandangan indah dari atas puncak.

3.     Wisata Air Hangat

Spot terbaik lainnya yang bisa kamu temukan adalah menikmati wisata air hangat. Kamu bisa merelaksasikan tubuh setelah seharian menyusuri Labuan Bajo di wisata air hangat yang bersumber dari dari Danau Sanonggoang. Wah, menarik sekali untuk dicoba, ya?

Sumber Gambar

Tempat wisata Air hangat ini juga mengandung belerang yang mengalir di pinggiran Desa Sanonggoang dengan suhu 37-100 derajat celcius. Kandungan belerangnya cukup menyengat saat tercium oleh hidung. Di sini, kamu bisa merebus bahan makanan seperti telur hingga singkong.

4.     Spesies Burung Langka

Tidak hanya pemandangan danaunya saja yang indah, di sekitar Sanonggoang juga ditempati oleh para fauna unik, khususnya unggas seperti burung dapat kamu temukan di hutan Mbeliling yang rindang dan masih asri. Tidak heran jika para hewan betah tinggal di sini.

Jenis burung yang dapat kamu temukan seperti gagak flores (Corvus florensis), itik gunung (Anas superciliosa), tesis timor (Tesia everetti), itik benjut (Anas gibberifrons), cekakak tunggir-putih (Caridonax fulgidus) dan kipasan flores semakin menarik perhatian para wisatawan.

5.     Budaya dan Religi

Di desa ini juga terdapat pemukiman penduduk yang menempati kawasan kampung nenek moyang para penduduk Nunang, tepatnya berada di atas perbukitan Golo Mblecek. Konon katanya, nenek moyang mereka berasal dari Minangkabau dan Kerajaan Bima.

Lokasi nenek moyang tersebut tepatnya berada di timur penduduk Nunang. Selain itu, terdapat gereja di sekitar tepian Desa yang menjadi pusat penyebaran agama katolik pertama, khususnya di desa Wae Sano dan sekitarnya.

6.     Berkeliling Desa

Desa Sanonggoang yang luas dan pemandangan hijaunya yang indah tentu sayang jika kamu melewatkan setiap sudut desa yang menarik untuk dieksplorasi. Beberapa alternatif transportasi bisa kamu gunakan untuk mengelilingi Desa Sanonggoang ini.

Selain berjalan kaki, para guide juga mempunyai kuda dan dapat kamu sewa dan digunakan sebagai alat transportasi selama berada di kawasan ini. Pengalaman yang begitu menyenangkan bisa mengelilingi sekitaran Desa Sanonggoang sambil menunggangi seekor kuda.

Paket Perjalanan dan Biaya Wisata Desa Sanonggoang Labuan Bajo

Supaya rencana trip Labuan Bajo terasa lebih sempurna, kamu wajib mengetahui informasi mengenai lokasi, rute perjalanan, tiket wisata, penginapan dan biaya yang harus dikeluarkan ketika mengunjungi Desa Sanonggoang ini. Penasaran? Mari disimak dengan seksama, ya!

1.     Lokasi

Desa ini terletak di Desa Wae Sano, Kecamatan Sanonggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Desa ini terletak 63 kilometer dari kota Labuan Bajo. Luas Desa yang mencapai 513 hektare ini memiliki kedalaman 600 dan berada di ketinggian 750 mdpl.

Meskipun lokasi jalan yang rusak membuat perjalanan kamu sedikit lama, akan tetapi hal tersebut akan sebanding dengan pemandangan yang akan kamu dapatkan ketika sampai di pertigaan jalan menuju Dusun Nunang. Hamparan hijau dan hutan yang masih asri siap menyambut kamu.

Selain itu, kamu juga dapat menemukan penduduk desa setempat yang tinggal di rumah tradisional terbuat dari anyaman bambu. Lokasi desa terpencil ini menjadikan pengunjung tenteram dari kebisingan dan merasa tenang.

2.     Rute Perjalanan

Apabila naik menggunakan transportasi pesawat, kamu bisa transit di bandara Denpasar, kemudian melanjutkan perjalanan dengan naik kapal Feri sekitar 4-5 jam menuju NTT.

Perjalanan darat dari kota Labuan Bajo dapat ditempuh dengan waktu 3-4 jam. Pintu masuk Desa Sanonggoang terletak di Desa Wae Sano, tepatnya Dusun Nunang.

Rute perjalanan menantang harus siap kamu hadapi, apalagi tiga per empat dari perjalanan ini adalah kombinasi bebatuan kerikil, aspal dan jalan tanah yang membuat kendaraanmu harus mengalah apabila berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan.

3.     Tiket Masuk dan Jam Buka

Dengan membayar tiket sebesar Rp 20.000, kamu sudah dapat menikmati wisata Desa Sanonggoang selalu buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00. Namun, hindari para calo  saat menawarkan jasa transportasi yang mungkin bisa membuat pengeluaranmu membengkak.

4.     Fasilitas

Beberapa fasilitas yang tersedia di Desa Sanonggoang ini di antaranya, papan informasi, peta wisata, tour guide terlatih, peralatan untuk mengamati burung dan juga homestay yang telah disediakan penduduk dengan fasilitas yang cukup lengkap.

Menginap di homestay penduduk di kawasan pelosok ini patut untuk kamu coba agar mendapat pengalaman baru dan seru. Misalnya seperti menikmati tenaga listrik matahari di siang hari, tanpa AC, suasana alami akan menemani kamu di tempat penginapanmu.

Beberapa informasi mengenai wisata Desa Sanonggoang Labuan Bajo telah kamu baca. Kamu bisa gunakan referensi ini sebagai petunjuk untuk kamu yang memiliki rencana menghabiskan liburan di dalam negeri tahun ini.

Kategori: blog wisata

×

Hello!

Click our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to admin@bajocrewtour.com

× Need help?