Pulau Komodo atau sering juga disebut Komodo island merupakan tempat habitatnya para hewan sejenis kadal pemangsa daging. Daerah ini merupakan Kawasan Taman Nasional yang menampung lebih dari 2.000 ekor Komodo. Di pulau ini Komodo di biarkan berkeliaran begitu saja mencari mangsanya. Jadi jika ingin berkunjung ke sini harus didampingi pemandu yah.

(sumber)

Sekilas Sejarah Pulau Komodo

Sejarah awal pulau Komodo berasal dari pembuktian seorang Letanan yaitu Steyn Van Hens yang ingin membuktikan kabar dari prajuritnya. Steyn mendapat laporan bahwa pasukannya melihat binatang yang mirip naga di suatu pulau. Dengan tekadnya, Steyn ingin melihat dan membuktikan sendiri hal tersebut dengan mendatangi pulau tersebut.

Bersama pasukannya, ia mendatangi pulau Komodo pada tahun 1910 dan membunuh salah satu Komodo di sana. Setelah itu Steyn mengirimkan gambar tersebut ke Botanical Garden Bogor. Sedangkan pada tahun 1912, Komodo island sudah dikenal oleh masyarakat banyak berkat tulisan Peter A. Ouwens.

Apa yang Bisa Dilakukan di Pulau Komodo

Komodo island Indonesia memiliki keberagaman wisata yang bisa dikunjungi. Selain melihat langsung kawanan Komodo yang berkeliaran bebas, banyak kegiatan menyenangkan lain yang bisa dilakukan. Nah untuk itu, simak ulasan berikut untuk mengetahui apa saja yang sika dilakukan ketika berkunjung ke Komodo island.

1. Trekking

Tidak hanya Komodo, pulau Komodo juga memiliki ratusan jenis fauna lain yang bisa dijumpai saat berkunjung ke tempat ini. Mulai dari kuda liar, rusa, banteng, burung, ular dan berbagai jenis lain. Salah satu cara untuk menikmati kekayaan alam di Komodo island, wisatawan bisa melakukan trekking.

sewa kapal

Aktivitas trekking ini memungkinkan kamu untuk melihat keseluruhan fauna di tempat ini. Saat melakukan trekking, pemandu wisata akan mengajak kamu mendaki gunung yang berketinggian 538 mdpl. Dalam perjalanan itu, kamu akan disuguhkan dengan water hole yang biasa digunakan sebagai tempat minum dan istirahat kawanan Komodo.

Di sini kamu bisa melihat secara jelas Komodo yang sedang beristirahat di bawah pohon. Pada our Komodo island ini, akan diminta untuk memilih 1 dari 4 jalur yang ada seperti short, medium long hingga adventure. Setiap jalur memiliki jarak tempuh dari 1 hingga 8 kilometer.

Untuk jalur long dan adventure, kamu akan diajak untuk menjelajahi hamparan sungai, hutan dan perbukitan yang indah. Sedangkan untuk jalur short hanya sampai pada perbukitan dengan pemandangan teluk yang menawan. Saat trekking, kamu akan dibekali tongkat bercabang dua yang terbuat dari kayu yang konon katanya untuk melemahkan Komodo.

2. Menyelam dan Snorkling

Tidak hanya daratannya saja yang menawarkan keindahan, alam bawah lautnya juga tidak kalah cantiknya. Alam bawah lautnya memiliki beragam jenis biota laut yang pastinya memanjakan mata. Ada sekitar 386 spesies terumbu karang yang hidup di sini, dan 70 spesies bunga karang tempat para ikan – ikan hidup.

Tempat ini juga pernah disebut sebagai salah satu tempat menyelam dan snorkling terbaik di dunia karena keindahan bawah lautnya. Ratusan spesies biota laut tersebutlah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk menjelajahi alam bawah lautnya. Ada tiga spot menyelam yang paling populer di kalangan wisatawan yang datang di pulau Komodo.

Spot pertama terletak di Batu Samsia yang paling banyak di favoritkan wisatawan. Di sini, kamu bisa menyusuri serangkaian saluran air yang ada di bawah laut dan bertemu dengan kura – kura. Selain itu, kura – kura dan ikan kecil di tempat ini bisa juga diajak berinteraksi oleh manusia loh.

Spot kedua berada di Toko Toko. Jangan salah mengira Toko Toko ini sebagai tempat berjualan yah. Toko Toko yang dimaksud adalah istana batu yang ada di dalam laut tempat berbagai jenis ikan bersembunyi. Di tempat ini juga banyak terdapat terumbu karang yang memiliki warna yang cantik.

Spot terakhir ada di Crystal Rock yang juga di favoritkan penyelam. Crystal Rock berada pada kedalaman 5 meter dan terdapat beberapa jenis ikan seperti katak ikan dan Barramundi Cod. Jika tertarik untuk melakukan snorkeling, sebaiknya datang pada bulan Maret hingga Desember. Hal ini karena suhu air, arus, dan arah angin sangat baik untuk menyelam.

3. Travelling ke Pantai Merah

Di Komodo Island ada satu pantai yang sangat unik dan menarik yaitu Pink Beach atau pantai Merah Muda. Disebut begitu karena pasir yang ada di pantai ini berwarna merah muda dan akan semakin terlihat jika pasir ini diterpa ombak. Meskipun orang menyebutnya pantai Merah Muda, warga local lebih suka menyebutnya sebagai pantai Merah.

Dari penelitian yang dilakukan peneliti terdahulu, pasir pantai yang berwarna merah muda ini berasal dari serpihan koral yang warnanya merah muda. Koral ini kemudian hancur dan mengikis lalu bercampur dengan pasir yang ada di pantai. Di pantai ini jugalah orang melakukan aktivitas menyelam dan snorkling.

Transportasi Ke Pulau Komodo

Untuk menjangkau pulau Komodo sudah tidak sulit lagi. Akses menuju pulau ini juga sudah lebih mudah dan bisa ditempuh melalui berbagai jalur. Jika ingin menggunakan jalur udara, anda bisa menggunakan pesawat yang terbang dari Denpasar ke Labuan Bajo. Setelah itu, melalui jalur laut gunakan kapal ferry untuk menjangkau pulau Komodo.

Sedangkan melalui darat, anda bisa menggunakan bus Denpasar tujuan Labuan Bajo yang akan menyebrang menggunakan kapal ferry. Setelah sampai, anda akan menggunakan kapal ferry lagi untuk menyebrang ke tempat tujuan yaitu pulau Komodo.

Akomodasi

Bagi kalian yang memutuskan untuk berwisata ke Labuan Bajo, tidak usah khawatir mengenai akomodasi atau penginapan. Ada banyak tempat untuk menginap di tempat ini. Umumnya wisatawan lebih suka menginap di hotel di Labuan Bajo. Namun untuk yang ingin mendapatkan sensasi yang berbeda, ada tempat penginapan lain yang bisa di coba.

Pertama, ada kapal sewaan yang biasanya digunakan untuk berkeliling ternyata juga bisa dijadikan tempat menginap di Labuan Bajo. Kapal ini sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti di hotel, mulai dari tempat tidur, toilet hingga paket makan. Sedangkan untuk besaran biaya yang dikeluarkan tergantung pada seberapa besar kapal yang disewa.

Kedua, kamu bisa menginap di rumah masyarakat penjaga pulau di pulau Komodo. Meskipun ada keterbatasan seperti persediaan listrik yang terbatas, rumah ini masih layak kok untuk ditempati. Lagipula listrik yang dipadamkan pada pukul 22.00 ini akan membuat kamu mendapat istirahat yang cukup untuk melakukan aktivitas keesokan harinya.

Tips Berwisata Di Pulau Komodo

Wisatawan yang berkunjung ke pulau Komodo sebaiknya tetap berhati-hati. Jangan bepergian sendiri tanpa pemandu karena Komodo yang liar bisa menyerang kapan saja. Selain itu bagi wanita menstruasi, beritahukan kepada pemandu agar bisa memberikan perhatian yang lebih intens. Hal ini karena Komodo bisa mencium bau darah dari jarak jauh dan bisa tiba-tiba menyerang.

Nah itulah pembahasan seputar pulau Komodo yang dibahas pada kesempatan ini. Meskipun tujuannya untuk bersenang-senang dan berwisata, kita harus tetap waspada terhadap hewan khas Komodo island. Jika ingin melakukan tour Komodo Island maka Bajo Crew Tour adalah pilihan yang tepat untuk itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *